@
you're reading...
Kelas Bayi dan Balita

Pendidikan Anak Usia Dini: Seberapa Dini Perlu Dimulai?

Trend pendidikan anak usia dini rupanya juga telah menjadi lahan bisnis yang menjanjikan. Muncul banyak PAUD yang bersifat waralaba baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Mereka muncul dengan berbagai  nama, kemasan, serta model yang dibuat semenarik mungkin. Semua PAUD berusaha mengejar konsumen (murid) sebanyak mungkin. Salah satu strateginya adalah dengan menerima murid dari usia sedini mungkin. Kelas-kelas bayi (nursery, toddler) pun bermunculan. Bayi yang baru bisa merangkak mulai dibawa untuk bersekolah dengan pelajaran berbagai stimulus untuk merangsang perkembangan sensorik motorik mereka.

Muncul berbagai pertanyaan. Perlukah bayi yang baru bisa merangkak untuk bersekolah?

Perlu, bila:

    • Anda adalah ibu bekerja dan tidak punya cukup waktu untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang menstimulus perkembangan anak Anda. Seringkali pembantu atau baby sitter kurang melakukan kegiatan-kegiatan bersama anak. Banyak dari mereka yang membiarkan anak bermain sendiri sambil menonton infotainment atau sibuk sms-an.
    • Anda adalah ibu yang sering kehabisan ide untuk bermain dan menstimulus bayi anda. Di kelas-kelas bayi tersebut biasanya berisi berbagai permainan kreatif untuk bayi anda. Jangan memilih kelas yang sudah memberi pelajaran serius bagi bayi. Kelas bayi yang baik biasanya juga mengajarkan bagaimana pengasuh dapat berinteraksi dan bermain dengan bayinya secara kreatif. Jadi, sekolah bukan saja mendidik bayinya tapi juga pengasuhnya.
    • Anda juga merasa bahwa bayi Anda membutuhkan komunitas untuk bersosialisasi karena lingkungan rumah Anda tidak ada komunitas anak-anak untuk bayi Anda belajar bersosialisasi.

Tidak perlu, bila:

    • Anda adalah seorang full time mom yang mempunyai banyak waktu untuk memfokuskan diri mengasuh anak Anda di rumah.

    • Anda seorang ibu yang selalu tertarik belajar hal baru untuk up grade diri. Sebenarnya di internet banyak tersedia informasi berbagai cara menstimulus bayi Anda. Buku, alat peraga, dan permainan edukatif juga mudah dibeli saat ini.

    • Anda merasa lingkungan sosial di sekitar Anda sangat mendukung perkembangan sosial bayi. Anak Anda mudah bertemu teman-teman sebaya untuk berinteraksi.

Nah, sekarang silahkan Anda tentukan sendiri. Yang terpenting adalah jangan sampai kegiatan sekolah membuat anak Anda merasa tertekan. Jangan paksa bila bayi Anda merasa jenuh atau tidak siap. Sekarang banyak kelas nursery dan toddler yang menyediakan alternatif kelas. Ada kelas reguler yang masuk setiap hari, ada yang masuk seminggu dua atau tiga kali. Bahkan ada pula yang memberi kebebasan dan tidak mengikat, dapat datang kapan saja.

sumber artikel :

http://edukasi.kompasiana.com/2011/05/25/pendidikan-anak-usia-dini-seberapa-dini-perlu-dimulai/

About lebahcommunity

Komunitas Pembelajar yang Kreatif, Inovatif, Edukatif, Humanis, dan tetap Agamis..

Discussion

One thought on “Pendidikan Anak Usia Dini: Seberapa Dini Perlu Dimulai?

  1. we e e e e

    Posted by benikhlas | February 4, 2012, 8:52 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Portal Sekolah Muslim

%d bloggers like this: